Modul Tematik Kelas III. MENYANYANGI TUMBUHAN DAN HEWAN


 Rangkuman : Pembelajaran  1- 6

 
A. Bahasa Indonesia
Pengertian Wawancara

Wawancara   adalah suatu cara mengumpulkan informasi dengan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Narasumber  adalah orang yang memberi informasi. Pewawanacara adalah orang yang mengajukan pertanyaan. 


    Tahap melakukan wawancara :
1.    Menentukan tema
2.    Menulis daftar pertanyaan berdasarkan tema
pertanyaan – pertanyaan tersebut disusun menggunakan kata tanya, apa, dimana, kapan, siapa, mengapa dan bagaimana. Pertanyaan wawancara ditulis menggunakan kata – kata baku. Pertanyaan – pertanyaan dalam wawancara disusun terlebih dahulu sebelum melakukan wawancara.
Hasil wawancara ditulis menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Kosakata  baku dapat ditemukan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI).

Pertanyaan dalam wawancara umumnya menggunakan kata tanya  contohnya sebagai berikut :
a.    Apa     : menanyakan hal atau peristiwa
b.    Dimana    : menanyakan tempat terjadinya peristiwa
c.    Kapan     : menanyakan waktu terjadinya peristiwa
d.    Siapa     : menanyakan orang yang terlibat dalam peristiwa
e.    Mengapa : menanyakan  sebab terjadinya peristiwa
f.     Bagaimana : menanyakan keadaan atau cara
Setelah mendapatkan hasil wawancara, kita dapat membuat laporan hasil wawancara.
 Laporan  hasil wawancara berisi :
a.    Topik wawancara.
b.    Hari atau Tanggal wawancara.
c.    Nama narasumber
d.    Nama pewawancara.
Setelah itu, kita dapat menuliskan daftar pertanyaan dan jawaban yang diberikan.  



B.    PPKN
Tugas dan Peran Anggota Keluarga di Rumah
             Anggota keluarga di rumah biasanya terdiri dari ayah, ibu dan anak. Setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggung jawab berbeda – beda.  Semua peran  dan tanggung jawab tersebut disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
contoh : 

  1. Ayah memiliki peran sebagai kepala keluarga. Ayah bertanggung jawab mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga.
  2. Ibu  memiliki tugas untuk mengurus rumah tangga. Ibu bertanggung jawab atas kelancaran semua urusan di rumah tangga, contohnya memasak dan mengurus keperluan seluruh anggota keluarga.
  3. Seorang anak selain belajar dengan tekun, sebaiknya seorang anak membantu pekerjaan orangtua. Anak – anak dapat membantu ibu mencuci piring dan merapikan rumah.

             Selain memiliki kewajiban, setiap anggota keluarga juga memiliki hak. Ayah dan Ibu memiliki hak untuk di hormati dan di sayangi oleh anak-anaknya. Anak – anak juga memiliki hak untuk dilindungi dan disayangi. Selain itu anak juga memiliki hak untuk dipenuhi kebutuhannya seperti makan, kesehatan, pendididkan dan keamanan. Hak dan kewajiban harus di laksanakan dengan seimbang.  Hal itu merupakan salah satu contoh pengamalan dari sila kelima Pancasila. yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 


Dengan melaksanakan kewajiban, setiap anggota keluarga dapat saling membantu. Selain itu, kita juga dapat meringankan tugas anggota kelurga lainnya.  Hak setiap anggota keluarga juga sebaiknya dapat diterima dengan baik. Dengan menerima hak, setiap anggota keluarga akan merasa dihargai dan disayangi. 


C.    Matematika
Menentukan Posisi Bilangan Cacah pada GAris Bilangan
             Bilangan cacah dapat dituliskan dengan sebuah garis bilangan secara berurutan.  Perhatiakn contoh garis bilangan berikut!



               Pada garis bilangan tersebut, setiap titik digambarkan dengan jarak yang sama.  Selain itu terdapat tanda panah yang menunjukan bahwa garis tersebut dapat diperpanjang sampai tak terhingga. Pada garis bilangan, semakin ke kanan letak suatu bilangan, nilai bilangannya semakin besar.
Contoh :
Tentukkan  hasil  dari :
a.    3 + 4 = 7
b.    5 + 6 = 11
c.    4 + 8 = 12

Jawab :


D.    SBdP
Ragam Hias  pada Kain Batik
              Pada kain batik terdpat motif hias. Batik dari setiap daerah memiliki motif hias yang berbeda-beda. Motif hias termasuk dalam gambar dekoratif. Gambar Dekoratif adalah gambar hiasan dari gabungan beberapa motif. Motif hias pada kain batik umumnya berbentuk hewan, tumbuhan dan manusia atau alam. Corak tersebut akan membentuk suatu motif hias pada indah.

Motif Hias Berbentuk Tumbuhan pada Karya Seni
             Bentuk motif hias  ada pada karya seni berupa kain, guci, piring, lemari, atau rumah adat. Jenis motif hias ada dua yaitu motif hias geometris, dan motif hias nongeometris.
Motif hias geometris adalah motif hias yang menggunakan unsur – unsur garis dan bidang yang  disusun berulang-ulang hingga membentuk motif yang menarik.  Motif tersebut biasanya terdapat pada karya seni batik kawung.
Motif hias nongeometris  adalah motif hias yang memiliki bentuk manusia, hewan atau tumbuhan. Contoh motif hias bentuk tumbuhan, yaitu batik buketan dari Pekalongan.
Contoh :
a.    Batik Kawung              b. motif hias dekoratif