Modul Kelas IV : Rangkuman Tematik 1 subtema 1 Bersyukur atas Keberagaman


IPS

IPA
Beragam bunyi berasal dari benda yang bergetar. Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar.  Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

Bunyi kemudian merambat melalui udara dan ditangkap oleh telinga kita. Getaran bunyi mengenai gendang telinga yang berupa selembar kulit tipis. Getaran dari gendang telinga menjadi lebih besar di telinga bagian tengah dan diubah menjadi pesan/ sinyal listrik di telinga bagian dalam. Sinyal tersebut kemudian diteruskan oleh saraf pendengaran menuju otak yang kemudian menterjemahkan jenis dari bunyi tersebut.
Kita harus bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa dengan dianugerahkannya indera telinga. Merawat telinga dan menggunakannya secara benar adalah bentuk dari rasa syukur tersebut.
Sifat sifat yang dimiliki oleh bunyi antara lain :
  • Bunyi termasuk kedalam gelombang longitudinal.
  • Memerlukan medium untuk merambat.
  • Dapat dipantulkan.
  • Dapat mengalami difraksi (pelenturan), Interferensi (perpaduan), dan dapat dibiaskan (refreksi).
  • Pola perambatanya berupa rapatan dan regangan.
PPKn
Kerjasa adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama. Ada banyak kegiatan di lingkungan sekitar yang dapa dilakukan dengan bekerja sama, Baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat.

SBdP
indonesia terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang tersebar di berbagai daerah. Setiap daerah memiliki jenis tarian dengan keunikan tersendiri, misalnya tari Janger Bali Keunikan itu terlihat dari unsur-unsur tari tersebut. Gerak merupakan unsur utama di dalam tari. Unsur lain adalah busana dan properti (perlengkapan) tari.
Unsur Unsur Tari
1.Gerak
Gerak tari adalah serangkaian gerakan indah dari anggota tubuh yang dapat dinikmati oleh orang lain. Gerak tari diperagakan berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. Gerak tari nusantara sangat beragam. Gerak tari dari suatu daerah berbeda dengan daerah lain. 
Gerak tari ada yang mempunyai arti tertentu dan ada juga gerak yang hanya mementingkan keindahan. Gerak yang mempunyai arti disebut gerak maknawi. Sebaliknya, gerak yang hanya mementingkan keindahan disebut gerak murni.  


2.BusanaTari
Busana tari adalah segala pakaian yang dipakai oleh penari pada saat mempertunjukkan suatu karya tari. Busana tari sebaiknya disesuaikan dengan bentuk tariannya, misalnya tata busana untuk tari Kupu-Kupu harus menyerupai kupu-kupu. Selain itu, busana tari juga harus enak dipandang dan tidak mengganggu gerak penari.  

3.TataRiasTari
Tata rias tari adalah seni penggunaan alat-alat rias (bedak, lipstik, pensil alis, dan lain-lain) untuk mengangkat cerita yang diperankan dalam tari dan membedakan karakter tari. Tata rias untuk tari yang berkarakter halus akan berbeda dengan tata rias untuk tari yang berkarakter lincah ataupun lucu. 

4.IringanTari
Ada iringan tari yang berasal dari tubuh manusia. Ada juga iringan tari yang berasal dari berbagai alat musik atau benda yang dimainkan. Iringan tari yang berasal dari tubuh manusia misalnya tepukan tangan, hentakan kaki, dan suara-suara dari mulut.  
 Iringan tari yang menggunakan alat musik ada yang berupa alat musik tradisional dan ada juga yang berupa alat musik modern.

5.TempatPertunjukanKaryaTari
Seni tari adalah salah satu cabang seni pertunjukan atau tontonan. Jelas bahwa karya seni tari membutuhkan ruangan atau tempat untuk mempertunjukkannya. Tempat pertunjukan tari disebut juga tempat pentas. Jenis tempat pentas tari di antaranya berupa pendapa dan panggung berbentuk prosenium.

6. Properti Tari 
Properti tari adalah alat yang digunakan oleh penari untuk melakukan gerak tari. Properti merupakan perlengkapan dalam suatu karya tari.Pemakaian properti diusahakan jangan sampai mempersulit gerak penari. Gambar berikut memperlihatkan beberapa properti tari.


Properti dapat terbuat dari kain, kayu, besi, plastik, tembaga, atau kulit. Properti ada juga yang merupakan bagian dari busana dan asesoris, seperti selendang, panah, keris. 
  1. Contoh properti dari kain: selendang, sapu tangan, topi, dan pita. 
  2. Contoh properti dari kayu: tongkat, tombak, bambu runcing. 
  3. Contoh properti dari besi: pedang, tameng. 
  4. Contoh properti dari plastik: payung, tali. 
  5. Contoh properti dari tembaga: kalung, kelat bahu, cunduk mentul atau kembang goyang, tusuk konde. 
  6. Contoh properti dari kulit: sepatu, ikat pinggang, topi, jaket. 
  7. Contoh properti dari kertas atau bulu: kipas, payung.
Mau Download Modul Versi PDF?. Silahkan KLIK DI SINI